Puisi Tahanan Karya W.S. Rendra

Berikut ini adalah puisi berjudul “Tahanan” yang dibuat oleh W.S. Rendra.

“Tahanan”
(Karya W.S. Rendra)

Atas ranjang batu
tubuhnya panjang
bukit barisan tanpa bulan
kabur dan liat
dengan mata sepikan terali

Di lorong-lorong
jantung matanya
para pemuda bertangan merah
serdadu-serdadu Belanda rebah

Di mulutnya menetes
lewat mimpi
darah di cawan tembikar
dijelmakan satu senyum
barat di perut gunung
(Para pemuda bertangan merah
adik lelaki neruskan dendam)

Dini hari bernyanyi
di luar dirinya
Anak lonceng
menggeliat enam kali
di perut ibunya
Mendadak
dipejamkan matanya

Sipir memutar kunci selnya
dan berkata
-He, pemberontak
hari yang berikut bukan milikmu !

Diseret di muka peleton algojo
ia meludah
tapi tak dikatakannya
-Semalam kucicip sudah
betapa lezatnya madu darah.

Dan tak pernah didengarnya
enam pucuk senapan
meletus bersama

Related posts of "Puisi Tahanan Karya W.S. Rendra"

Puisi Ruang Karya Rizaldi Noverisman

Berikut ini adalah puisi berjudul "Ruang" yang dibuat oleh Rizaldi Noverisman. "Ruang" (Karya Rizaldi Noverisman) Seseorang pernah membobol lalu menguncinya dari dalam: daun pintu dan mata jendela tubuhku. Meskipun sebetulnya kutahu, di suatu tempat, ada bagian yang seolah-olah ia coba curi dariku. Sejumlah barang yang tinggal, masing-masing memiliki rahasia dan cita-citanya sendiri. Namun satu yang...

Puisi Gadis Kota Madiun Karya Anonim

Berikut ini adalah puisi berjudul "Gadis Kota Madiun" yang dibuat oleh Anonim. "Gadis Kota Madiun" (Karya Anonim) Saat aku duduk di tengah alun-alun Mendadak terperanjat dari gunung lamun Mendadak terbelalak aku terbangun Oh... Hanya setetes embun ... Madiun pagi saat aku mencari Mencari pujaan hati Belahan jiwa yang akan menemani Hidup sampai mati . Kota...

Puisi Di Dalam Kelam Karya Amir Hamzah

Berikut ini adalah puisi berjudul "Di Dalam Kelam" yang dibuat oleh Amir Hamzah. "Di Dalam Kelam" (Karya Amir Hamzah) Kembali lagi marak-semarak jilat melonjak api penyuci dalam hatiku tumbuh jahanam terbuka neraka di lapangan swarga Api melambai melengkung lurus merunta ria melidah belah menghangus debu mengitam belam buah tenaga bunga suwarga Hati firdausi segera sentosa...

Peribahasa Calak-calak Ganti Asah, Menanti Tukang Belum Datang

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Calak-calak ganti asah, menanti tukang belum datang”. Artinya:Sesuatu yang digunakan/ dilakoni untuk sementara waktu saja sebelum ada yang lebih baik (jadi hanya sekadar mencukupi kebutuhan).FYI: - Calak dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu alat untuk menggosok intan (pisau dan sebagainya). - Asah dalam Kamus Besar Bahasa...