Puisi Hujan Dalam Komposisi 1 Karya Sapardi Djoko Damono

Berikut ini adalah puisi berjudul “Hujan Dalam Komposisi 1” yang dibuat oleh Sapardi Djoko Damono.

“Hujan Dalam Komposisi 1”
(Karya Sapardi Djoko Damono)

Apakah yang kautangkap dari swara hujan, dari
daun-daun bugenvil basah yang teratur mengetuk jendela?
Apakah yang kautangkap dari bau tanah, dari ricik air yang
turun di selokan?

Ia membayangkan hubungan gaib antara tanah dan
hujan, membayangkan rahasia daun basah serta ketukan
yang berulang.

“Tak ada. Kecuali bayang-bayangmu sendiri yang di
balik pintu memimpikan ketukan itu, memimpikan sapa
pinggir hujan, memimpikan bisik yang membersit dari titik
air menggelincir dari daun dekat jendela itu. Atau
memimpikan semacam suku kata yang akan mengantarmu
tidur.”

Barangkali sudah terlalu sering ia mendengarnya, dan
tak lagi mengenalnya.

Related posts of "Puisi Hujan Dalam Komposisi 1 Karya Sapardi Djoko Damono"

Puisi Marsinah Karya Saut Situmorang

Berikut ini adalah puisi berjudul "Marsinah" yang dibuat oleh Saut Situmorang. "Marsinah" (Karya Saut Situmorang) dari luka luka tubuhmu tercipta bintang bintang setiap bintang adalah sajak yang mengabadikan suaramu perempuan muda yang berani itu mati terbunuh. kenapa? tubuhnya yang indah yang suci rusak ternodai -- kematian yang laknat menghancurkan beribu doa ibu yang tinggal termangu....

Puisi Di Malioboro Karya Goenawan Mohamad

Berikut ini adalah puisi berjudul "Di Malioboro" yang dibuat oleh Goenawan Mohamad. "Di Malioboro" (Karya Goenawan Mohamad) Kepada seseorang yang mengingatkan saya akan Iramani, yang dibunuh di tahun 1965 Saya menemukanmu, tersenyum, acuh tak acuh di sisi Benteng Vriedenburg Siapa namamu, kataku, dan kau bilang: Kenapa kau tanyakan itu. Malam mulai diabaikan waktu. Di luar,...

Puisi Segala Raja di Dunia Karya Arifin C. Noer

Berikut ini adalah puisi berjudul "Segala Raja di Dunia" yang dibuat oleh Arifin C. Noer. "Segala Raja di Dunia" (Karya Arifin C. Noer) Kita hakikatnya dilahirkan satu nama Segala raja di dunia akan turun tahta Tanpa kecuali; apa pula yang bernama tirani Lantaran titah sejarah selalu menegur kita Agar ukuran singgasana berdasar ukuran manusia Semakin...

Puisi Ibu Karya Chairil Anwar

Berikut ini adalah puisi berjudul "Ibu" yang dibuat oleh Chairil Anwar. "Ibu" (Karya Chairil Anwar) Pernah aku ditegur Katanya untuk kebaikan Pernah aku dimarah Katanya membaiki kelemahan Pernah aku diminta membantu Katanya supaya aku pandai Ibu... Pernah aku merajuk Katanya aku manja Pernah aku melawan Katanya aku degil Pernah aku menangis Katanya aku lemah Ibu......