Puisi Hari Menuai Karya Amir Hamzah

Berikut ini adalah puisi berjudul “Hari Menuai” yang dibuat oleh Amir Hamzah.

“Hari Menuai”
(Karya Amir Hamzah)

Tiada bersua dalam dunia
Lamanya sudah tiada bertemu
tiada kedengaran suatu apa
tiada tempat duduk bertanya
tiada teman kawan berberita

Lipu aku diharu sendu
samar sapur cuaca mata
sesak sempit gelanggang dada
senak terhentak raga kecewa

Hibuk mengamuk hati tergari
melolong meraung menyentak rentak
membuang merangsang segala petua
tiada percaya pada siapa

Kutilik diriku kuselam tahunku
timbul terasa terpancar terang
istiwa lama merekah terang
merona rawan membunga sedan

Tahu aku
kini hari menuai api
mengetam ancam membelam redam
ditulis dilukis jari tanganku.

Related posts of "Puisi Hari Menuai Karya Amir Hamzah"

Puisi Catatan Untuk Mahasiswa Karya Najwa Shihab

Berikut ini adalah puisi berjudul "Catatan Untuk Mahasiswa" yang dibuat oleh Najwa Shihab. "Catatan Untuk Mahasiswa" (Karya Najwa Shihab) Mahasiswa masa kini Menjadikan forum diskusi Sebagai ajang pamer intelegensi Menjatuhkan yang lain demi meninggikan gengsi Hobinya mengkritisi Tapi tak sanggup berkontribusi Berlagak politisi Tapi masih ciut di hadapan birokrasi Banyak menjadi mahasiswa wifi Yang diam...

Puisi Aku Datang, Ya Tuhan, Aku Datang Karya Arie Wied Biosa

Berikut ini adalah puisi berjudul "Aku Datang, Ya Tuhan, Aku Datang" yang dibuat oleh Arie Wied Biosa. "Aku Datang, Ya Tuhan, Aku Datang" (Karya Arie Wied Biosa) (I) Aku datang sekarang Memenuhi panggilanMu Yang berdengung dalam kalbu Menyerbu masuk ke rumahMu Awal mula segala langkah Asal mula segala bahasa Yang menjadi akhir segala tujuan Dengan...

Puisi Doa Untukmu Karya Rayhandi

Berikut ini adalah puisi berjudul "Doa Untukmu" yang dibuat oleh Rayhandi. "Doa Untukmu" (Karya Rayhandi) Doaku akan selalu menyertaimu Kau kan selalu menjadi objek dalam setiap doaku Menjadi harapan hati yang mungkin telah mati Hanya untukmu ku lakukan apapun. Aku ingin kau bahagia Meski tanpaku di sisimu Meski bukan aku alasanmu bahagia Meski kau membenciku...

Puisi Bulan Suci Yang Dinanti Karya Ismi Sofia Ananda

Berikut ini adalah puisi berjudul "Bulan Suci Yang Dinanti" yang dibuat oleh Ismi Sofia Ananda. "Bulan Suci Yang Dinanti" (Karya Ismi Sofia Ananda) Merindu Ramadan Bulan yang suci Penuh arti Amalan Dengan penuh harap Ibadah diri Tulus hati Mendekap Godaan menyerang Cukup bekal Siap mental Berjuang Setahun sekali Harapan tuntas Hingga lunas Jalan - Jakarta,...