Peribahasa Cempedak Berbuah Nangka

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Cempedak berbuah nangka”.

Artinya:
Memperoleh hasil lebih dari yang diharapkan.
Demikian arti dari peribahasa “Cempedak berbuah nangka”. Semoga bermanfaat.

Related posts of "Peribahasa Cempedak Berbuah Nangka"

Peribahasa Sebagai Anai-Anai Bubus

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Sebagai anai-anai bubus”. Artinya:Berduyun-duyun atau berkerumun banyak sekali.FYI: - Anai-anai dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu semut putih; rayap. - Bubus dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu beterbangan ke luar dengan ramai; keluar beramai-ramai. Demikian arti dari peribahasa "Sebagai anai-anai bubus". Semoga bermanfaat.

Peribahasa Apa Yang ditabur Itulah Yang Tuai

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Apa Yang ditabur Itulah Yang Tuai”. Artinya:Perbuatan jahat akan mendapat balasan kejahatan dan perbuatan baik akan mendapat balasan kebaikan. Demikian arti dari peribahasa "Apa Yang ditabur Itulah Yang Tuai". Semoga bermanfaat.

Puisi Dongeng Sebelum Tidur Karya Goenawan Mohamad

Berikut ini adalah puisi berjudul "Dongeng Sebelum Tidur" yang dibuat oleh Goenawan Mohamad. "Dongeng Sebelum Tidur" (Karya Goenawan Mohamad) "Cicak itu, cintaku, berbicara tentang kita. Yaitu nonsens." Itulah yang dikatakan baginda kepada permaisurinya, pada malam itu. Nafsu di ranjang telah jadi teduh dan senyap merayap antara sendi dan sprei. "Mengapakah tak percaya? Mimpi akan meyakinkan...

Peribahasa Bagai Alu Pencungkil Duri

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Bagai alu pencungkil duri”. Artinya:Melakukan sesuatu yg tidak mungkin berhasil.FYI: Alu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu alat untuk menumbuk padi dan sebagainya yang dibuat dari kayu; antan. Demikian arti dari peribahasa "Bagai alu pencungkil duri". Semoga bermanfaat.