Peribahasa Bagai Kerakap Tumbuh di Batu, Hidup Segan Mati Tak Mau

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Bagai kerakap tumbuh di batu, hidup segan mati tak mau”.

Artinya:
Orang yang tidak memiliki kemauan untuk hidup.
FYI: Kerakap dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu sirih yang daunnya lebar-lebar, lebih lebar daripada sirih biasa dan tidak enak rasanya.

Demikian arti dari peribahasa “Bagai kerakap tumbuh di batu, hidup segan mati tak mau”. Semoga bermanfaat.

Related posts of "Peribahasa Bagai Kerakap Tumbuh di Batu, Hidup Segan Mati Tak Mau"

Peribahasa Ada Bunga Ada Lebah

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Ada bunga ada lebah”. Artinya:Suatu tempat yang mendatangkan rezeki, pasti akan didatangi oleh banyak orang. Demikian arti dari peribahasa "Ada bunga ada lebah". Semoga bermanfaat.

Peribahasa Bagai Belut Pulang ke Lumpur

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Bagai belut pulang ke lumpur”. Artinya:Orang yang pulang tempat asalnya setelah puas merantau. Demikian arti dari peribahasa "Bagai belut pulang ke lumpur". Semoga bermanfaat.

Peribahasa Utang Tiap Helai Bulu

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Utang tiap helai bulu”. Artinya:Utangnya banyak sekali.FYI: - Bulu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu rambut pendek dan lembut pada tubuh manusia (bukan di kepala) atau binatang. - Helai dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu barang yang tipis lebar (seperti daun, kertas). Demikian...

Peribahasa Cacing Hendak Menjadi Naga

Berikut ini adalah arti dari peribahasa “Cacing hendak menjadi naga”. Artinya:Orang hina hendak menyamai orang besar.FYI: - Naga dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu ular yang besar (dalam cerita dan dalam beberapa kata majemuk). - Hina dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti, yaitu rendah kedudukannya (pangkatnya, martabatnya). Demikian arti dari...